
BANDARLAMPUNG – Pemkot Bandarlampung membuktikan komitmennya melayani kebutuhan mental spiritual warga kota. Untuk tahun ini, sebanyak 250 orang berangkat ke tanah suci lewat program umrah pemkot.
Ke-250 orang dengan beragam profesi itu resmi dilepas Wali Kota Bandarlampung Herman H.N. di Masjid Al-Furkon pada Senin (4/6) malam. Rencananya, mereka menunaikan ibadah umrah sejak tanggal 4-13 Juni.
Menurut Herman, dana yang digelontorkan untuk program umrah itu mencapai Rp3,75 miliar. Dana tersebut dirogoh dari APBD Bandarlampung 2012. Setiap peserta umrah mendapat alokasi dana sebesar Rp15 juta.
Untuk diketahui, program umrah digelar berdasarkan nota kesepahaman antara Pemkot Bandarlampung dengan Kementerian Agama Nomor 02/PK/2012 dan Nomor Kd.08.9/3/Hj./124/2012 tanggal 30 Januari 2012 tentang Bantuan Hibah Peningkatan Keimanan dan Ketakwaan di Kota Bandarlampung. Serta Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 32 Tahun 2011 tentang Pedoman Pemberian Hibah Sosial yang Bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah.
Wali kota berharap kepada para peserta umrah sekembalinya dari tanah suci dapat meningkatkan keimanan dan ketakwaannya kepada Allah.
’’Diharapkan juga satu yang kita umrahkan dapat membuat 100 orang meningkatkan keimanannya berkat bekal yang ia dapatkan dari umrah tersebut,” ujar mantan Kadispenda Lampung itu.
Herman juga mewanti-wanti agar para peserta umrah menjaga kesehatan dan kekompakan selama dalam perjalanan serta dapat menjalankan ibadah. Sebab, menurutnya, kesehatan para peserta umrah penting untuk diperhatikan mengingat frekuensi ibadah umrah yang akan mereka jalani.
Terkait keberlanjutan program tersebut pada tahun mendatang, Herman menjelaskan, untuk agama selain Islam, program serupa juga akan digelar pemkot. Namun, menurutnya, akan disesuaikan anggaran yang tersedia.
’’Tahun depan, untuk agama lain kegiatan serupa juga akan kita anggarkan,” pungkasnya. (red/c1/wdi)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar